Facebook
 
 

10.02.2021: USD bergerak lebih rendah menjelang data inflasi AS: proyeksi untuk USD/JPY, AUD/USD

loader
lihat
Trader masih merevisi penilaian mereka terhadap laju pemulihan ekonomi AS. Hari ini, data inflasi AS yang akan membantu mereka mengambil kesimpulan akhir mengenai keadaan ekonomi AS, dinantikan.

Meski para analis memprediksi hasil data yang cukup kuat, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, menurun. Hari ini, indeks berkonsolidasi di dekat level 90,40. Selain itu, tumbuh kekhawatiran mengenai kenaikan drastis utang publik. Para pelaku pasar juga turut mempertimbangkan keputusan Demokrat untuk mendorong paket stimulus yang sangat besar tanpa dukungan dari Republik.

Pasangan dolar/yen diperdagangkan sideways dalam mengantisipasi faktor penggerak baru. Para pakar analisis teknikal mencatat dolar/yen berada di dekat batas bawah rentang perdagangan. Jika harga menyelam ke bawah level terendah kemarin di 104.50, maka harga dapat turun jauh ke level 104.03. Namun, jika pasangan ini melonjak ke 105.00, maka harga kemungkinan akan mencapai level 105.30.

Di antara laporan ekonomi penting lainnya, China mengungkapkan data inflasi yang menunjukkan penurunan dalam harga konsumen. Pada bulan Januari, tingkat inflasi tahunan di China lagi-lagi kembali ke angka negatif. Inflasi turun ke level -0,3%, sedikit lebih rendah dari prediksi. Pakar ekonom sebelumnya memprediksi penurunan sebesar 0,2%.
Bagaimanapun, sentimen pasar tidak berubah pesimis seperti pada skala bulanan, harga konsumen tetap naik 1,0% pada bulan Januari setelah turun 0,4% pada bulan Desember. Dinamika inflasi pada bulan Januari dinilai positif berkat cuaca buruk dan kenaikan permintaan konsumen sebelum libur Tahun Baru Imlek.

Mungkin karena itulah pasangan AUD/USD, yang dianggap sebagai barometer risiko dalam sesi Asia Pasifik, terus mengalami kenaikan hari ini. AUD/USD berhasil menembus di atas level 0,7745. Sentimen perdagangan juga didorong oleh Indeks Sentimen Konsumen Westpac yang naik 1,9% dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Dengan itu, indeks naik 14,2% dibandingkan dengan level pra-pandemi pada Februari 2020. Angka indeks yang kuat seperti ini menandakan kepercayaan dalam sektor rumah tangga. Namun, para pakar analisis teknikal memperingatkan agar tidak mengambil keputusan yang tergesa-gesa dan tidak melihat adanya prospek untuk pertumbuhan lebih lanjut.

https://www.instaforex.com/id/

#berita_forex #asia_sesi #instaforex_tv
← kembali ke daftar video

Berita TV InstaForex

Berita TV InstaForex

Acara TV InstaForex

Acara TV InstaForex

Kalender TV InstaForex

Kalender TV InstaForex

Interview TV InstaForex

Interview TV InstaForex

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.