Support service
×

Bollinger bands

Gagasan Indikator Teknik Bollinger Bands (BB) mirip dengan amplop MA, yang didiskusikan dalam bab sebelumnya, dan digunakan untuk mengidentifikasi titik optimal dari posisi pembukaan di Forex dan pasar keuangan lainnya. Namun tidak seperti amplop MA, Bollinger bands diterapkan dengan baik untuk analisis pasar volatil.

Bollinger bands adalah dua kurva amplop, yang berada pada jarak tertentu dari kurva MA. Meskipun kurva ini tidak tetap, seperti amplop MA, tapi setara dengan nilai deviasi (kuadrat rata-rata) standar, digandakan oleh koefisien tertentu. Deviasi standar adalah ukuran matematika dan, dalam bagiannya adalah akar kuadrat dispersi. Gagasan ini tersambung secara langsung dengan teori probabilitas dan statistik matematika, dan analisis rinci mereka melampaui batas pendidikan pada portal informasi Forex. Platform trading menempatkan Bollinger Bands secara otomatis, tapi pembaca yang ingin tahu dapat mengenal formula kalukulasi deviasi standar.

Formula matematis Perencanaan Bollinger Bands:

BB = MA ± k*stdDev,

Jika MA adalah pergerakan rata-rata (moving average), stdDev -adalah deviasi standar, dan k -adalah koefisien dari deviasi standar. Semua jenis MA dapat digunakan, tapi yang paling sering digunakan adalah rata-rata pergerakan sederhana (simple moving average). Berdasarkan teori probabilitas, jika dalam kedua arah dari rata-rata pergerakan dan potongan yang sama dengan deviasi standar digambarkan, tidak kurang dari 68.26% variasi acak akan sejalan dengan garis yang dibentuk. Jika potongan yang sama dengan deviasi standar ganda, ditarik garis dari rata-rata pergerakan, tidak kurang dari 95.44% dari nilai akan masuk ke dalam interval ini. Untuk deviasi standar triple, angka ini meningkat ke 99.73% dari nilai. Pernyataan ini benar, jika rata-rata pergerakan memiliki distribusi normal, yang dalam batas tertentu, dapat diterapkan di pasar Forex.

Dalam membentuk Bollinger bands, koefisien deviasi standar k sama dengan 2 lebih sering digunakan. Dengan koefisien sama dengan 2, sekitar 95% dari semua harga dapat masuk ke jangkauan harga, yang dibatasi oleh garis kurva. Bollinger bands dapat diterapkan pada pasar volatil, karena nilai dari deviasi standar yang utama pada konstruksi memperhitungkan kecepatan perubahan harga. Dalam menghitung nilai deviasi standar, perlu untuk memilih nilai periode penghitungan. Nilai yang sama, yang juga digunakan untuk koefisien penghalusan MA, digunakan sebagai peraturan. Indikator Bollinger bands memiliki beberapa fitur menarik untuk analisis. Jika harga bervariasi dalam jangkauan horisontal, dan tidak ada tren khusus di Forex, maka penekanan garis Bollinger terjadi. Jika sebuah tren baru mulai muncul, garis Bollinger mulai bergerak ke samping. Semakin panjang garis yang ada dalam jangkauan horisontal, maka semakin kuat tembusan berikutnya dengan pembentukan tren baru, dan semakin cepat garisnya terpisah.

Untuk Bollinger bands, semua yang diterapkan untuk amplop MA adalah benar. Yaitu harga harus mengikuti nilai rata-rata. Menyentuh dan melewati garis kurva yang lebih tinggi dan lebih rendah menandakan deviasi berlebih (membuat pasar terlalu panas), dan kemungkinan akan ditemani oleh pergerakan koreksi yang mengarah ke rata-rata. Dalam situasi ini, pergerakan mundur lebih sering terjadi dibanding ukuran MA. Sebagai pengecualian, ketika di pasar terdapat tren jelas setelah konsolodasi harga jangka panjang dalam jangkauan horisontal. Pada grafik, situasi ini ditunjukkan oleh perluasan tajam dari garis, setelah posisi sempit jangka panjang mereka.

Secara umum, kontraksi Bollinger bands – atau kemunculan garis leher khusus- adalah sinyal yang cukup kuat yang sesuai dengan penyempitan kuat dari perubahan harga, dan mudah terlihat pada grafik. Stiction tersebut menandakan posisi yang tidak biasa pada pasar, dan cepat atau lambat akan diikuti oleh pergerakan luas dengan formasi kenaikan baru atau tren menurun.

Bollinger bands cocok dengan semua jenis grafik, dari grafik menit sampai grafik harian. Tapi, membuat keputusan mengenai posisi pembukaan atau penutupan, sebaiknya jangan hanya mengandalkan satu indikator. Perkiraan perlu selalu didukung oleh beberapa indikator. Semakin banyak instrumen yang digunakan untuk memperkirakan perubahan harga pada Forex dalam memberikan sinyal, maka perkiraan tersebut akan lebih andal.

Isi formulir di bawah ini:

Apa penilaian Anda terhadap bantuan yang diterima?

Komentar:

tidak dibutuhkan

Feedback Anda sangat penting bagi kami.
Terima kasih telah mengisi survei online kami.

smile""