Support service
×

Garis Tren

Garis lurus yang menghubungkan dua kerendahan yang dekat menunjukkan angka kekuatan bull yang terendah dan garis yang menghubungkan dua ketinggian yang dekat menunjukkan angka kekuatan bear yang terendah. Garis ini disebut sebagai garis tren. Garis tren melakukan deteksi tren.

Dalam periode support, garis tren naik ditarik melewati titik terendah dalam diagram ; dalam periode resistance, garis tren penurunan ditarik melewati ketinggian. Keberlanjutan tren ini membantu memperkirakan harga membeli/ menjual dalam periode mendatang.

Karakteristik yang paling penting pada garis tren adalah nilai pada sudutnya. Karakter tersebut menunjukkan kekuatan yang dominan dalam pasar.

Garis tren adalah perangkat yang paling lama yang digunakan analyst teknis. Saat ini metode komputerisasi seperti rata rata pergerakan (moving average) dan kemunduran linier, filter vertikal dan horizontal yang dikombinasikan, Zigzag, sistem arah (directional system), MACD, digunakan untuk menentukan tren.

Bagaimana menggambarkan garis tren ?

Bagian yang paling penting bagi analyst dalam membuat garis tren dengan melalui titik ketinggian dan kerendahan yang ekstrim tetapi lebih baik menggambarnya melalui titik ekstrim pada wilayah yang ditentukan. Hal yang penting adalah kenaikan yang berhubungan dengan keadaan panik jangka pendek saat banyaknya spekulasi dan pada spekulasi jangka pendek.

Victor Sperandeo dalam bukunya ""Trader Vic"" menawarkan metode konstruksi garis yang lain. Ia menganjurkan untuk menggambar garis tren kenaikan dari titik harga terendah periode ke titik harga terendah pada level terbesar yang mengikuti titik tertingggi periode. Interval garis tren antara dua titik ini mungkin tidak memiliki lintasan dalam grafik. Persimpangan dengan garis tren merupakan pertanda utama bahwa tren berubah. Pertanda kedua adalah saat harga tidak menunjukkan level harga atas sebelumnya. Pertanda ketiga adalah bahwa harga berada dibawah level yang lebih rendah sebelumnya. Ini adalah pertanda pembalikan tren

Perkiraan garis tren

Karakter garis tren yang paling penting adalah nilai penurunannya. Perkiraan garis tren dibuat dengan berdasarkan lima faktor berikut ini : Dasar diagram garis tren yang temporer, panjangnya, jumlah titik yang menyentuh grafik harga, sudut penurunan dan volume penjualan.
Dengan kenaikan dasar diagram yang temporer , maka garis tren semakin penting.
Semakin panjang garis tren, semakin aman garis tersebut.
Semakin besar jumlah saat menyentuh grafik garis tren, semakin aman garis tersebut.
Sudut antara garis tren dan axis horizontal menunjukkan intensitas emosi dalam situasi yang mendominasi para trader.
Jika volume penjualan naik dengan pergerakan harga dalam arah garis tren dan penurunan di koreksi, hal ini adalah konfirmasi. Jika volume naik dengan perkiraan garis tren , akan ada pembalikan di pasar, penurunan volume penjualan yang berdasarkan pada pergerakan grafik harga dari garis tren juga merupakan sinyal untuk waspada.

Pembalikan garis tren

Pembalikan pada garis tren dapat terjadi hanya jika harga penutupan berada pada sisi lain dari garis tren. Beberapa analyst menganggap garis tren "diterobos" jika kedalaman penetrasi tidak kurang dari 2-3% poin dalam harga (contohnya $8-$12 dengan $400 per ons untuk emas).

Peraturan untuk para trader
1. Untuk membuka posisi yang berhubungan dengan arah penurunan garis tren, Jika naik, untuk mencari kemungkinan membuka posisi beli dengan menghindari posisi jual. jika turun, maka membuka posisi jual dengan menghindari pembelian .
2. Garis tren menetapkan level support dan resistance. Dengan pertumbuhan harga selama tren naik posisi membeli seharusnya dibuka dengan penurunan dibawah garis tren untuk menetapkan posisi menutup.
3. Penurunan garis tren mengantisipasi pembalikan yang tajam. Jika penurunan garis lebih dari 450 maka lakukan order untuk menutup posisi pada sisi kanan garis tren, dan setiap hari cek kembali pemenuhan persyaratan.
4. Setelah pembalikan garis tren yang tajam, harga seringkali kembali ke nilai ekstrim yang terakhir. Dengan mengkoreksi support hingga level harga sebelumnya, penurunan volume harga dan perbedaan indikator menentukan saat yang tepat untuk membuka posisi jual. Reduksi harga ke level rendah sebelumnya setelah pembalikan garis tren turun merupakan saat yang tepat untuk membuka posisi rendah yang beresiko untuk pembelian.
5. Garis channel seharusnya dibuat secara paralel dan digunakan untuk menentukan kemungkinan keuntungan.

Garis chanel

Chanel terdiri dari dua garis paralel diantara grafik harga. Jika garis tren naik melewati harga terendah selama reaksi, garis chanel dibuat melalui harga atas pada support.

Sama dengan garis tren, garis chanel seharusnya dibuat melalui titik interval temporer yang ekstrim dengan tidak memperhatikan keekstriman lanjutan. Keberadaan garis chanel memperkuat nilai garis tren yang sama. Nilai garis chanel secara langsung bergantung pada jumlah titik yang menyentuh grafik harga.

Semakin luas chanelnya semakin kuat trennya. Posisi beli seharusnya dibuka pada level yang menghubungkan setengah atau seperempat luas chanel yang terendah, dengan kenaikan harga; posisi jual dibuka pada setengah atau seperempat luas chanel yang atas, dengan penurunan harga. Posisi tersebut ditutup di sisi berlawanan pada chanel. Garis tren awal.

Garis tren biasanya ditarik melewati setidaknya dua titik. Namun, ada teknik konstruksi garis tren yang jarang diketahui, dengan melalui satu titik.
Dalam periode support, dapat dikatakan bahwa tren turun berakhir dan tren naik dimulai setelah pembalikan garis tren turun. Dengan menarik garis melalui titik pada dua ketinggian terakhir, kita memiliki garis chanel tren yang baru. Dengan menarik garis paralel hingga melewati titik, yang sama dengan harga rendah terakhir; kita melihat garis tren yang baru. Garis ini menunjukkan dimana kita harusnya menunggu harga minimum selanjutnya. Garis yang dibuat dengan bantuan teknik ini dan ditarik melewati titik terendah, umumnya dapat digunakan dengan lebih baik daripada garis yang ditarik melalui titik tertinggi.

Garis tren dan skala
Mengapa tren dihadirkan dalam bentuk garis lurus? Model linier sederhana; model tersebut sangat mudah dimengerti dan dapat menggambarkan kecenderungan mayoritas bahkan jika prosesnya nonlinier. Di lain pihak, Nonlinier pada diagram harga mungkin dapat menjadi satu satunya hasil pergerakan, fluktuasi yang tiba tiba.

Dengan kehadiran nonlinier pada grafik harga yang terkadang diperhatikan pada periode yang lama atau dalam periode kenaikan harga yang kuat pada aset, pembuatan garis menjadi rumit. Perubahan harga seperti itu biasanya dijelaskan dengan ketergantungan eksponensial. Dalam hal ini, saat pembuatan diagram harga, lebih baik menggunakan skala logaritma. Ketinggian dan kerendahan pada diagram tersebut diletakkan bersama dengan garis lurus dan teknik analisis tren yang dijelaskan diatas dapat digunakan.

Hal lain mengenai garis tren

Level harga dibawah titik pembalikan garis tren, dengan jarak yang sama dan diukur secara vertikal dari garis tren ke titik tertinggi yang terakhir, dapat digunakan untuk melakukan penaksiran perubahan harga.

Garis tren dapat juga dibangun untuk diagram volume pembelian dan indikator pasar. Garis tren naik pada volume pembelian menegaskan tren harga yang terbaru; tren turun berarti penolakan peserta pasar untuk mengikuti tren yang terbaru. Di antara indikator teknis , korespondensi yang baik dengan analisis garis tren diberikan oleh Relative Strength Index (RSI). Pembalikan garisnya seringkali sebelum pembalikan garis tren.

Isi formulir di bawah ini:

Thank you! Is there anything you would like to add?

How would you rate the answer you received?

Leave your comment (optional)

Feedback Anda sangat penting bagi kami.
Terima kasih telah mengisi survei online kami.

smile""