Musim panas ini cukup menyibukkan InstaForex Loprais Team. Setelah memenangkan reli Breslau 2014 di Polandia, Ales Loprais dan timnya pergi ke Baja Hungaria, babak ke-7 Piala Dunia FIA untuk reli lintas negara. Reli selama 4 hari tersebut dilaksanakan pada 14-17 Agustus 2014 dengan total jarak yang harus ditempuh sekitar 600 km. Baja Hungaria terkenal akan tahapan-tahapan istimewanya yang mempesona dengan belokan-belokan tajam dan trek hutan yang berliku. 77 kendaraan ikut serta dalam babak ke-7 Piala Dunia FIA. Reli hari kedua adalah yang paling sulit dengan dua tahap spesial sepanjang 54,56 km dan 96,62 km. Setiap detiknya sangat berarti untuk menentukan pemenangnya, sehingga hambatan sekecil apapun dapat mengubah peringkat tim secara drastis. Meski memiliki awal yang bagus, kedua truk dari InstaForex Loprais Team menarik diri dari balapan di tahap akhir. Hanya berjarak 25 km dari garis finis, Thomas Kasparek yang mengendarai truk Tatra bernama Princess  kehilangan kendali ban depan setelah truk melompat tinggi. Menurut pemimpin tim Ales Loprais, ini adalah pengalaman baru bagi tim di medan yang sulit, cepat dan bergelombang. "Kami perlu belajar dari kesalahan kami untuk masa depan," ia mengatakan. Setelah memenangkan reli Breslau dimana InstaForex Loprais Team meraih posisi pertama dari awal reli, Ales merupakan salah satu kandidat utama untuk meraih emas di reli Hungaria. Namun, jantung truk mereka berhenti berdetak hanya 10 km sebelum garis finis karena rendahnya bahan bakar. Perlu dicatat bahwa tim InstaForex Loprais meningkatkan level teknisnya, namun mesin GYRTECH yang baru ternyata tidak hemat bahan bakar. Meski begitu, Ales menjadikan hal tersebut sebagai pelajaran untuk reli Dakar 2015 dan mengatakan bahwa truk menunjukkan performa yang baik secara keseluruhan dan tim puas dengan mesin yang baru. Tim kini bersiap untuk menjalani sesi tes berikutnya dengan para pemenang Budweiser Budvar yang akan bergabung bersama InstaForex Loprais Team selama beberapa hari. Dukung InstaForex Loprais Team dan terus ikuti berita terbarunya! 

Kembali ke daftar berita


Berita perusahaan lainnya

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.