empty
 
 

08.04.202505:14:05UTC+00Saham Selandia Baru Ditutup Hampir 1% Lebih Tinggi

Pada hari Selasa, indeks utama Selandia Baru, S&P/NZX 50, mengalami kenaikan hampir 1% dan ditutup pada 11.891. Pemulihan ini terjadi setelah penurunan selama dua hari, karena ada sedikit perbaikan dalam sentimen risiko menyusul kesediaan Amerika Serikat untuk terlibat dalam diskusi perdagangan dengan mitra-mitra penting, yang memicu optimisme untuk kemungkinan pengurangan ketegangan perdagangan global. Meskipun demikian, Presiden Trump menegaskan bahwa tarif tidak akan ditangguhkan dan mengisyaratkan peningkatan lebih lanjut pada impor dari China. Perkembangan semacam ini menimbulkan ancaman potensial bagi ekonomi Selandia Baru yang berfokus pada ekspor, terutama mengingat China, mitra dagang terbesarnya, saat ini menghadapi tarif sebesar 54%. Di dalam negeri, perhatian kini beralih ke pengumuman kebijakan Reserve Bank of New Zealand pada hari Rabu, dengan perkiraan pemotongan sebesar 25 basis poin yang diharapkan akan menurunkan suku bunga resmi menjadi 3,5%. Saham-saham utama menunjukkan kenaikan yang signifikan, dengan Fisher & Paykel naik 1%, Meridian Energy naik 1,5%, Infratil naik 2,5%, Mercury NZ naik 2,8%, dan A2 Milk juga naik 2,8%.

  • Grand Choice
    Contest by
    InstaForex
    InstaForex always strives to help you
    fulfill your biggest dreams.
    GABUNG KONTES
  • Chancy Deposit
    Isi akun Anda sebesar $3000 dan dapatkan $10000 lebih banyak!
    Pada Januari kami mengundi $10000 dalam promo Chancy Deposit!
    Dapatkan kesempatan untuk menang dengan melakukan deposit sebesar $3000 pada akun trading Anda. Setelah memenuhi persyaratan ini, Anda telah menjadi partisipan promo.
    GABUNG KONTES
  • Trade Wise, Win Device
    Top up akun anda dengan dana minimal $500, daftar kontes, dan dapatkan peluang untuk memenangkan perangkat seluler.
    GABUNG KONTES
  • 30% Bonus
    Raih bonus 30% setiap kali anda top up
    DAPATKAN BONUS


Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.
Widget callback