empty
 
 

19.01.202608:22:35UTC+00Saham Eropa Anjlok Akibat Tarif Baru

Saham-saham Eropa mengalami penurunan signifikan pada hari Senin, dengan indeks STOXX 50 turun sebesar 1,3% dan STOXX 600 turun sebesar 1,1%. Penurunan ini terjadi setelah pengumuman akhir pekan oleh Presiden AS Trump tentang tarif baru sebesar 10% pada barang-barang yang diekspor ke Amerika Serikat dari berbagai negara Eropa, termasuk Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia. Tarif ini, yang akan mulai berlaku pada 1 Februari, merupakan bagian dari respons terhadap penolakan Eropa terhadap ambisi AS untuk mengakuisisi Greenland. Jika tidak ada kesepakatan mengenai akuisisi wilayah tersebut yang dinegosiasikan sebelum 1 Juni, tarif akan meningkat menjadi 25%. Sebagai balasan, Uni Eropa sedang mempertimbangkan untuk memberlakukan tarif pada produk-produk Amerika senilai hingga €93 miliar. Sektor barang mewah mengalami beberapa kerugian terbesar, dengan saham LVMH turun sebesar 3,7%, Richemont sebesar 4,1%, dan Kering sebesar 3,2%. Ada juga penurunan yang signifikan di sektor teknologi, yang ditandai dengan penurunan pada perusahaan-perusahaan seperti ASML Holding (-2,0%), Infineon Technologies (-2,5%), dan Siemens (-3,1%).

  • Grand Choice
    Contest by
    InstaForex
    InstaForex always strives to help you
    fulfill your biggest dreams.
    GABUNG KONTES
  • Chancy Deposit
    Isi akun Anda sebesar $3000 dan dapatkan $10000 lebih banyak!
    Pada Januari kami mengundi $10000 dalam promo Chancy Deposit!
    Dapatkan kesempatan untuk menang dengan melakukan deposit sebesar $3000 pada akun trading Anda. Setelah memenuhi persyaratan ini, Anda telah menjadi partisipan promo.
    GABUNG KONTES
  • Trade Wise, Win Device
    Top up akun anda dengan dana minimal $500, daftar kontes, dan dapatkan peluang untuk memenangkan perangkat seluler.
    GABUNG KONTES
  • 30% Bonus
    Raih bonus 30% setiap kali anda top up
    DAPATKAN BONUS


Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.
Widget callback