empty
 
 

14.04.202606:06:34UTC+00Kontrak Berjangka Nikel Menguat ke Level Tertinggi dalam 1 Bulan

Kontrak berjangka nikel naik hingga sekitar $17.800 per ton, level tertinggi dalam satu bulan, karena kenaikan biaya dan kondisi pasokan yang semakin ketat mendukung harga. Jakarta telah mengirim serangkaian sinyal bernada hawkish, yang terbaru dengan merevisi formula penetapan harga acuan bijih nikel Indonesia. Kerangka baru ini kini memasukkan logam tambahan, termasuk besi, kobalt, dan kromium, serta meningkatkan faktor koreksi yang digunakan untuk menentukan harga minimum bijih. Hal ini secara efektif menaikkan batas bawah biaya bagi produsen hulu, mendorong kenaikan biaya input bagi smelter dan membuat kurva biaya nikel global menjadi lebih curam.

Pada saat yang sama, tekanan pasokan di segmen HPAL Indonesia turut menambah momentum kenaikan. Harga sulfur telah melonjak di atas $800 per ton, mendorong sebagian pengolah untuk mengurangi produksi intermediate nikel yang digunakan dalam pembuatan baterai, sehingga memperketat pasokan jangka pendek. Dalam konteks ini, permintaan yang stabil dari sektor baterai dan konsumsi industri yang tetap tangguh membantu menyerap risiko pasokan, menjaga harga nikel tetap bertahan di level yang tinggi.

  • Grand Choice
    Contest by
    InstaForex
    InstaForex always strives to help you
    fulfill your biggest dreams.
    GABUNG KONTES
  • Chancy Deposit
    Isi akun Anda sebesar $3000 dan dapatkan $1000 lebih banyak!
    Pada April kami mengundi $1000 dalam promo Chancy Deposit!
    Dapatkan kesempatan untuk menang dengan melakukan deposit sebesar $3000 pada akun trading Anda. Setelah memenuhi persyaratan ini, Anda telah menjadi partisipan promo.
    GABUNG KONTES
  • Trade Wise, Win Device
    Top up akun anda dengan dana minimal $500, daftar kontes, dan dapatkan peluang untuk memenangkan perangkat seluler.
    GABUNG KONTES
  • 30% Bonus
    Raih bonus 30% setiap kali anda top up
    DAPATKAN BONUS


Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.
Widget callback