empty
 
 

24.04.202607:50:57UTC+00Kontrak Berjangka Nikel Bertahan Dekat Level Tertinggi dalam Beberapa Bulan

Kontrak berjangka nikel diperdagangkan di atas $18.750, bergerak tepat di bawah level tertinggi lebih dari tiga bulan di $18.775 seiring pasar berkonsolidasi setelah reli yang kuat. Tren naik ini didorong oleh ekspektasi pengetatan keseimbangan global, menyusul proyeksi International Nickel Study Group bahwa pasar akan berbalik menjadi defisit kecil pada 2026, setelah tahun ini mengalami surplus. Prospek tersebut mencerminkan pertumbuhan permintaan yang melampaui pasokan dan menjadi dasar lingkungan harga jangka menengah yang lebih kuat.

Dari sisi pasokan, Indonesia tetap menjadi pendorong utama dinamika biaya setelah merevisi kerangka harga acuannya untuk bijih nikel. Perubahan ini, yang memperluas cakupan parameter dan menaikkan asumsi harga dasar, secara efektif telah meningkatkan batas bawah biaya hulu, mempertegas kenaikan biaya produksi dan kurva biaya global yang lebih curam. Pada saat yang sama, segmen HPAL Indonesia terus menghadapi tekanan, karena tingginya biaya input membatasi fleksibilitas pengolahan untuk produk antara nikel yang digunakan dalam bahan baterai, sehingga membatasi pasokan dalam jangka pendek.

  • Grand Choice
    Contest by
    InstaForex
    InstaForex always strives to help you
    fulfill your biggest dreams.
    GABUNG KONTES
  • Chancy Deposit
    Isi akun Anda sebesar $3000 dan dapatkan $1000 lebih banyak!
    Pada April kami mengundi $1000 dalam promo Chancy Deposit!
    Dapatkan kesempatan untuk menang dengan melakukan deposit sebesar $3000 pada akun trading Anda. Setelah memenuhi persyaratan ini, Anda telah menjadi partisipan promo.
    GABUNG KONTES
  • Trade Wise, Win Device
    Top up akun anda dengan dana minimal $500, daftar kontes, dan dapatkan peluang untuk memenangkan perangkat seluler.
    GABUNG KONTES
  • 30% Bonus
    Raih bonus 30% setiap kali anda top up
    DAPATKAN BONUS


Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.
Widget callback