empty
 
 

17.07.202601:21:18UTC+00Dolar Bersiap Turun secara Mingguan

Indeks dolar bertahan di dekat 100,7 pada hari Jumat namun tetap berada di jalur penurunan mingguan, karena data inflasi AS yang lebih lemah dari perkiraan membuat para pelaku pasar mengurangi ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Meski demikian, meningkatnya ketegangan geopolitik antara AS dan Iran terus memicu kekhawatiran mengenai tekanan harga di masa mendatang. Washington melakukan beberapa serangan terhadap Iran minggu ini, dan Teheran membalas dengan menyerang pangkalan-pangkalan AS di negara-negara tetangga.

Awal pekan ini, data menunjukkan harga konsumen AS naik lebih rendah dari yang diperkirakan pada bulan Juni, sementara harga produsen justru turun secara tak terduga. Penjualan ritel sesuai dengan proyeksi, dengan harga bensin yang lebih rendah menekan penerimaan di SPBU, meskipun belanja di dealer mobil dan peritel daring tetap kuat. Pada saat yang sama, klaim awal tunjangan pengangguran turun ke level terendah dalam dua bulan di 208.000. Pasar kini pada dasarnya telah menyingkirkan kemungkinan kenaikan suku bunga The Fed bulan ini, meskipun pandangan masih terbelah terkait peluang kenaikan pada bulan September.

  • Grand Choice
    Contest by
    InstaForex
    InstaForex always strives to help you
    fulfill your biggest dreams.
    GABUNG KONTES
  • Chancy Deposit
    Isi akun Anda sebesar $3000 dan dapatkan $4000 lebih banyak!
    Pada Juli kami mengundi $4000 dalam promo Chancy Deposit!
    Dapatkan kesempatan untuk menang dengan melakukan deposit sebesar $3000 pada akun trading Anda. Setelah memenuhi persyaratan ini, Anda telah menjadi partisipan promo.
    GABUNG KONTES
  • Trade Wise, Win Device
    Top up akun anda dengan dana minimal $500, daftar kontes, dan dapatkan peluang untuk memenangkan perangkat seluler.
    GABUNG KONTES
  • 30% Bonus
    Raih bonus 30% setiap kali anda top up
    DAPATKAN BONUS


Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.
Widget callback