empty
 
 

26.08.202604:56:40UTC+00Rupiah Melemah di Tengah Meningkatnya Risiko Politik dan Inflasi

Rupiah diperdagangkan di sekitar Rp 17.720 per dolar AS pada Rabu, setelah sempat menguat hingga sekitar Rp 17.650 pada sesi sebelumnya. Mata uang tersebut berada di bawah tekanan di tengah meningkatnya kehati-hatian terhadap rencana aksi protes berskala besar di Jakarta pada Kamis, di mana para demonstran mendesak parlemen segera mengesahkan RUU Perampasan Aset. Pelaku pasar juga tetap waspada menjelang rilis data inflasi Agustus pekan depan, karena risiko terkait El Niño meningkatkan kekhawatiran akan kenaikan harga pangan. Data neraca perdagangan Juli juga akan dirilis, dengan rupiah yang terus menghadapi tekanan eksternal yang persisten dan ketidakpastian terkait pasar energi global. Meski demikian, tekanan pelemahan terbatas oleh ekspektasi berlanjutnya kebijakan di bawah Gubernur sementara Destry Damayanti, dengan Bank Indonesia diperkirakan tetap memfokuskan kebijakan pada stabilitas nilai tukar. Di tingkat global, dolar AS bergerak stabil menjelang rilis laporan inflasi PCE AS terbaru—indikator inflasi pilihan Federal Reserve—dan pidato Ketua The Fed Kevin Warsh pada simposium Jackson Hole pada Jumat.

  • Grand Choice
    Contest by
    InstaForex
    InstaForex always strives to help you
    fulfill your biggest dreams.
    GABUNG KONTES
  • Chancy Deposit
    Isi akun Anda sebesar $3000 dan dapatkan $1000 lebih banyak!
    Pada Agustus kami mengundi $1000 dalam promo Chancy Deposit!
    Dapatkan kesempatan untuk menang dengan melakukan deposit sebesar $3000 pada akun trading Anda. Setelah memenuhi persyaratan ini, Anda telah menjadi partisipan promo.
    GABUNG KONTES
  • Trade Wise, Win Device
    Top up akun anda dengan dana minimal $500, daftar kontes, dan dapatkan peluang untuk memenangkan perangkat seluler.
    GABUNG KONTES
  • 30% Bonus
    Raih bonus 30% setiap kali anda top up
    DAPATKAN BONUS


Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.
Widget callback