Ulasan trading dan kiat-kiat trading untuk yen Jepang
Pengujian level 156,56 terjadi ketika indikator MACD sudah bergerak jauh di bawah garis nol, yang membatasi potensi penurunan pasangan ini. Pengujian kedua pada 156,56, dengan posisi MACD di wilayah oversold, mengarah pada pelaksanaan Skenario Beli No. 2 untuk dolar, yang menghasilkan kenaikan 20 poin pada pasangan ini.
Pada paruh kedua hari ini, data ekonomi akan dirilis, termasuk klaim pengangguran awal mingguan AS, neraca perdagangan, dan angka kredit konsumen.
Jumlah klaim pengangguran baru adalah indikator kunci kesehatan pasar tenaga kerja. Peningkatan angka ini dapat menandakan perlambatan pertumbuhan ekonomi dan kemungkinan penurunan aktivitas konsumen. Sebaliknya, penurunan klaim dapat menunjukkan penguatan kondisi pasar tenaga kerja dan meningkatkan kemungkinan kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve. Neraca perdagangan menunjukkan hubungan antara ekspor dan impor. Namun, mengingat bahwa neraca ini secara konsisten negatif di Amerika Serikat, perubahan pada indikator ini tidak mungkin memiliki dampak kuat pada dolar.
Data kredit konsumen akan menunjukkan seberapa aktif konsumen AS menggunakan dana pinjaman untuk membeli barang dan jasa. Peningkatan pinjaman dapat menunjukkan optimisme konsumen, yang dapat mendukung dolar dan melemahkan yen Jepang.
Untuk strategi intraday, saya akan lebih mengandalkan pelaksanaan Skenario No. 1 dan No. 2.
Sinyal Beli
Skenario No. 1: Saya berencana membeli USD/JPY hari ini jika harga mencapai area masuk di sekitar 156,86 (garis hijau pada grafik), dengan target kenaikan menuju 157,30 (garis tebal hijau pada grafik). Di sekitar 157,30, saya berencana keluar dari posisi beli dan membuka posisi jual ke arah sebaliknya, dengan target pergerakan 30–35 poin dari level tersebut. Pertumbuhan lebih lanjut pada pasangan ini dapat diharapkan sejalan dengan tren yang berlaku. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai naik dari situ.
Skenario No. 2: Saya juga berencana membeli USD/JPY hari ini jika level 156,64 diuji dua kali berturut-turut sementara indikator MACD berada di wilayah oversold. Ini akan membatasi potensi penurunan dan memicu reversal ke atas. Pergerakan menuju level sebaliknya 156,86 dan 157,30 dapat diantisipasi.
Sinyal Jual
Skenario No. 1: Saya berencana menjual USD/JPY hari ini setelah breakout ke bawah level 156,64 (garis merah pada grafik), yang seharusnya mengakibatkan penurunan cepat pada pasangan ini. Target utama bagi penjual terletak di 156,15, tempat saya berencana keluar dari posisi jual dan segera membuka posisi beli ke arah sebaliknya, dengan target pergerakan 20–25 poin dari level tersebut. Tekanan jual pada pasangan ini mungkin kembali hari ini jika data AS lemah. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai turun dari situ.
Skenario No. 2: Saya juga berencana menjual USD/JPY hari ini jika level 156,86 diuji dua kali berturut-turut sementara indikator MACD berada di wilayah overbought. Ini akan membatasi potensi kenaikan dan memicu reversal ke bawah. Penurunan menuju level sebaliknya 156,64 dan 156,15 dapat diantisipasi.
Informasi di grafik:
- Garis tipis hijau – level masuk tempat instrumen trading dapat dibeli;
- Garis tebal hijau – level harga yang diproyeksikan tempat order Take Profit dapat ditempatkan atau keuntungan dapat diambil secara manual, karena pertumbuhan tidak mungkin berlanjut ke atas level ini;
- Garis tipis merah – level masuk tempat instrumen trading dapat dijual;
- Garis tebal merah – level harga yang diproyeksikan tempat order Take Profit dapat ditempatkan atau keuntungan dapat diambil secara manual, karena penurunan tidak mungkin berlanjut ke bawah level ini;
- Indikator MACD – saat memasuki pasar, penting untuk mengandalkan zona overbought dan oversold.
Catatan: Trader forex pemula harus sangat berhati-hati saat membuat keputusan masuk pasar. Menjelang rilis laporan fundamental utama, sebaiknya tetap di luar pasar agar tidak terjebak fluktuasi harga yang tajam. Jika Anda memutuskan untuk trading selama rilis berita, selalu tempatkan order stop-loss untuk meminimalkan kerugian. Tanpa order stop, Anda dapat kehilangan seluruh deposit Anda dengan sangat cepat, terutama jika Anda tidak menggunakan manajemen uang yang tepat dan trading dalam volume besar.
Dan ingat, trading yang sukses memerlukan rencana trading yang jelas, seperti yang disajikan di atas. Membuat keputusan trading spontan berdasarkan situasi pasar saat ini adalah strategi yang merugikan bagi trader intraday.