Daftar perusahaan yang meninggalkan pasar Rusia setiap harinya semakin panjang. Sektor energi sejauh ini paling dirugikan. Shell, perusahaan minyak dan gas Inggris, belum lama ini mengumumkan keputusannya untuk menarik diri dari proyek Nord Stream 2. “Keputusan kami untuk keluar adalah keputusan yang kami ambil dengan yakin. Kami tidak bisa – dan kami tidak akan – berdiam diri,” ujar Chief Executive Officer Shell, Ben van Beurden. Jelas, eksodus besar-besaran perusahaan Eropa dari Rusia membuktikan bahwa Eropa siap menghadapi kerugian demi menentang tindakan Rusia di Ukraina. Selain meninggalkan Nord Stream 2, Shell berniat keluar dari proyek Sakhalin-2 di mana perusahaan ini memegang saham sebesar 27,5%. Kemitraan ini bertujuan untuk mengembangkan produksi bersama gas alam cair (LNG) di pulau Sakhalin. Sebelumnya, Michael Harms, Direktur Eksekutif Komite Jerman untuk Hubungan Ekonomi Eropa Timur, mengatakan bahwa pipa gas Nord Stream 2 adalah proyek yang menjanjikan, tetapi sekarang peluncurannya ditunda tanpa batas waktu.
*The market analysis posted here is meant to increase your awareness, but not to give instructions to make a trade.
-
Grand Choice
Contest by
InstaForexInstaForex always strives to help you
fulfill your biggest dreams.GABUNG KONTES -
Chancy DepositIsi akun Anda sebesar $3000 dan dapatkan $10000 lebih banyak!
Pada Januari kami mengundi $10000 dalam promo Chancy Deposit!
Dapatkan kesempatan untuk menang dengan melakukan deposit sebesar $3000 pada akun trading Anda. Setelah memenuhi persyaratan ini, Anda telah menjadi partisipan promo.GABUNG KONTES -
Trade Wise, Win DeviceTop up akun anda dengan dana minimal $500, daftar kontes, dan dapatkan peluang untuk memenangkan perangkat seluler.GABUNG KONTES

