Support service
×

Moving average envelopes

Simple Moving Average dapat diubah menjadi alat baru - Moving Average Envelopes. Alat ini, seperti Bollinger Band, digunakan untuk deteksi batasan pergerakkan harga.

Rumus:

Indikator terdiri dari tiga garis:

Envelope Band bagian atas:

Moving Average Upper Band = Moving Average +(K/100) x Moving Average

Dimana K adalah persentase dari harga pada kenaikkan MA.

Envelope Band bagian bawah:

Moving Average Lower Band = Moving Average - (N/100) x Moving Average

Dimana N adalah persentase pada penurunan MA.

Deskripsi: Moviung Average Envelopes, terdiri dari dua MA (yang dapat disebut sebagai "simple", "exponential" atau lainnya), salah satunya berubah naik, lainnya - turun dengan persentase tertentu (disebut koefisien envelope).

Terkadang garis ketiga tergambar, atau MA pusat, mulai dari dimana perubahan terjadi.


Contoh, 2% dari envelope MA akan terlihat sebagai dua band - yang pertama adalah MA, berubah naik dari 2%, yang kedua berubah turun sebanyak 2%. Dianggap bahwa envelope menentukan batasan (atas dan bawah) dari perubahan harga normal pasangan mata uang. Prinsip penggunaan MA band adalah sebagai berikut: Setelah beberapa perubahan, harga selalu kembali ke tren umum (menuju MA pusat). Ini terjadi karena semakin harga berbeda dari tren, semakin trader menetapkan profit dengan mengembalikan harga ke tren normal. Semakin besar perubahan pasar yang dianalisa, semakin luas batasan band yang harus dipilih.

Penggunaan MA Envelope.

Ada sejumlah metode penggunaan MA Envelope.

Setelah pemilihan perubahan yang koefisien, Upper band digunakan sebagai level resistance dan level rendah sebagai level support. Strategi koresponding untuk hal ini adalah penjualan pada batas atas dan membeli di bawah.

Penggunaan garis sebagai pergerakkan indikator pengembangan.

Terkadang Moving Average envelopes digunakan sebagai filter, sementara mengeksploitasi sinyal perlintasan harga dengan sendirinya - MA. Dengan demikian, pembelian, contohnya, dibuat, saat harga pada pertama kali melewati MA naik, dan kemudian upper band Envelope. Penjualan dicapai di situasi berlawanan: saat harga pertama melintas MA turun, dan kemudian Lower envelope band. Strategi ini menurunkan jumlah sinyal yang salah (karena trader tidak memasuki pasar pada outset, saat harga masih di envelope), namun saat tren benar terjadi, sinyal masuk sedikit terlambat dan strategi digambarkan dengan baik dalam buku oleh Charles Le Beau, David W Lucas ""Technical Trader Guide to Computer Analysis of The Futures"". Seperti dalam hal dengan penentuan parameter SMA, trader menggunakan envelope, menghadapi dilemma, apakah mendapatkan entry kerugian yang lebih banyak, atau melewati bagian tren. Teknik pertama adalah yang paling sering digunakan untuk trading jangka pendek, kedua - untuk trading jangka menengah dan jangka panjang. Kekurangan dari Envelope.

Sama dengan indikator lainnya, yang dibuat dalam skala MA, envelope MA tertinggal. Envelope MA tidak mampu menyesuaikan dengan perubahan pasar terkini, contohnya Bollinger Band.

Isi formulir di bawah ini:

Apa penilaian Anda terhadap bantuan yang diterima?

Komentar:

tidak dibutuhkan

Feedback Anda sangat penting bagi kami.
Terima kasih telah mengisi survei online kami.

smile""